Jika daerah sunda, dikenal dengan kemolekan paras putra-putrinya. Maka, ini juga merupakan salah satu kecantikan pemandangan alam yang ada disana, tepatnya di daerah Garut, Jawa Barat. Kecantikan alamnya dapat dinikmati disekitar gunung tersebut, usai meletus tahun 2002, dihiasi pohon-pohon yang meranggas, kawah belerang yang masih aktif, dan rimbunnya padang edelweiss yang luasnya mencapai puluhan are serta banyak juga pohon Mutiara Putih. Begitu juga alun-alun terakhir disana,yang masih perawan.Karena, belum tersentuh ‘tangan-tangan’ manusia, hingga masih kelihatan sangat bersih. Tidak terdapat sampah pada lokasi tersebut. Sebagian perihal diatas mengenai Gunung Papandayan, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta (pendaki gunung) , khusunya bagi pemula. Namun, tetap harus diwaspadai tempat ini karena selain kawahnya yang masih aktif. Lima kawah gunung Papandayan yang menarik,yakni : Kawah Emas dan empat kawah 2002(karena terjadi usai gunung tersebut meletus di tahun 2002). di puncak Gunung Papandayan juga terdapat lubang-lubang kawah lain yang jauh lebih kecil. Selama ini ada kesan bahwa letak lubang itu selalu berpindah- pindah karena hanya sesekali mengeluarkan asap. Hati-hati! Adalah kuncinya J karena ancaman bahaya bukan saja dari letusan, melainkan ada di dalam timbunan material yang terdapat di sekitar puncak gunung,jika tersalah maka akan terperosok kedalamnya. So… bukan berati halangan-halangan yang merintangi membuat nyali para pendaki menjadi kecut , hanya tuk buktikan kembali bahwasanya anda adalah pendaki gunung sejati ! :) “Keindahan yang lebih menakjubkan akan terlihat ketika kita berhasil mengarungi kesulitan yang dihadapi hingga tiba di puncak gunung.” ~Dee, Apr 2009,25~ |